Pengertian PDRB

Jumat, 02 Agustus 20130 komentar

Konsep Dan Definisi PDRB

Definisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah total nilai produksi barang dan jasa yang diproduksi di wilayah (regional) tertentu dalam waktu tertentu (satu tahun). 

Dalam buku teks, biasanya disebutkan bahwa besaran PDRB dapat dihitung melalui pengukuran arus sirkulasi ( circular flow ), dan pengukurannya dapat dibedakan menjadi tiga cara : metode total keluaran ( the total - output method ); metode pengeluaran atas keluaran ( the spending - on - output method ); dan metode pendapatan dari produksi ( the income from - production method ). 

Secara populer, pendekatan penghitungan PDRB dengan metode yang pertama dikenal dengan sebutan pendekatan produksi, yang kedua dikenal dengan pendekatan pengeluaran , dan yang terakhir dikenal dengan pendekatan pendapatan. 

Dalam kondisi ketersediaan data dasar ( raw data ) di Indonesia, pendekatan yang teraksir belum dapat diterapkan. Penghitungan PDRB Kabupaten Tuban yang disajikan dalam buku ini juga menggunakan pendekatan yang pertama. 

Mengawali penjelasan mengenai konsep dan definisi, berikut ini dijelaskan mengenai beberapa istilah yang berhubungan dengan perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yaitu : output: biaya antara; dan nilai tambah bruto. 

Kejelasan pengertian dari tiga istilah tersebut sangat penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan PDRB. Selain hal tersebut, pada bab ini dijelaskan mengenai pendekatan penghitungan PDRB, serta PDRB per kapita. 

Output Yang dimaksud Output adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu periode waktu tertentu (biasanya satu tahun). 

Jenis output ada 3 (tiga) macam : (i) Output utama (output yang menjadi tujuan utama), (ii) Output sampingan (bukan tujuan utama produksi), dan (iii) Output ikutan (output yang I . 

Konsep Dan Definisi Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Tuban, 2011 terjadi bersama - sama/tak dapat dihindarkan de ngan output utamanya). Pada dasarnya nilai output diperoleh dari perkalian kuantum produksi dan harganya. 

O = Q x P 

Biaya Antara Biaya antara dari barang tidak tahan lama dan jasa yang digunakan di dalam proses produksi dan unit - unit produksi dalam region tertentu pada rentang waktu tertentu(biasanya satu tahun). 

Nilai Tambah Bruto Nilai tambah bruto merupakan pengurangan dari nilai output dengan biaya antaranya, atau apabila dirumuskan menjadi : Nilai Tambah Bruto = Output – Biaya Antara Pengertian nilai tambah bruto sangat penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan PDRB, yang tidak lain adalah penjumlahan dari seluruh besaran nilai tambah bruto dari seluruh unit produksi yang berada pada region tertentu, dalam rentang waktu tertentu (biasanya satu tahun). 

Dengan demikian harus dipahami bahwa total output dalam suatu wilayah merupakan penjumlahan seluruh NTB dari seluruh proses produksi. 

Mengapa total output bukan merupakan penjumlahan dari seluruh output? Hal ini disebabkan karena ada inter - relasi antara satu proses produksi dengan proses produksi yang lain. Contohnya, produksi kedelai akan menjadi input antara pada produksi tempe. 

Oleh karena itu, apabila dijumlahkan seluruh output dari semua proses produksi, akan terjadi penghitungan ganda. Jelas lah bahwa yang dijumlahkan bukannya output, melainkan NTB. Secara lebih teknis, PDRB merupakan penjumlahan seluruh net output.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PDRB Tuban - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger